aksi sound horeg merusak rumah warga



Judul: Aksi Sound Horeg Rusak Rumah Warga, Warga Minta Pemerintah Bertindak Tegas

Ponorogo, 12 November 2025 — Sebuah acara hiburan jalanan dengan sound horeg berakhir ricuh setelah suara keras dari truk pengeras suara dilaporkan menyebabkan kerusakan di beberapa rumah warga. Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam (11/11) di Desa Grogol, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.


Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan warga, rombongan sound horeg melintas sekitar pukul 21.00 WIB sebagai bagian dari konvoi hiburan menjelang acara pesta desa. Truk yang membawa perangkat sound system berdaya tinggi itu memainkan musik dengan volume ekstrem di jalan perumahan yang padat penduduk.

Akibatnya, beberapa rumah di sepanjang jalan mengalami kerusakan. Dinding rumah retak, kaca jendela pecah, dan perabot bergetar hebat. Seorang warga, Pak Harno (52), mengaku kaget ketika mendengar dentuman keras dari luar rumahnya.

“Kaca ruang tamu saya langsung pecah. Anak-anak sampai ketakutan, rumah bergetar seperti gempa,” ujar Harno saat ditemui wartawan, Rabu (12/11).


Kerusakan dan Respons Warga

Setidaknya lima rumah di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Warga kemudian melapor ke pihak desa dan meminta agar kegiatan sound horeg tidak lagi diizinkan di kawasan pemukiman.

Seorang ibu rumah tangga, Siti Aminah (40), mengatakan dirinya kecewa karena kegiatan itu tidak diawasi.

“Kami bukan anti hiburan, tapi kalau sampai merusak rumah dan bikin anak kecil ketakutan, itu sudah berlebihan,” katanya.


Tindakan Aparat dan Pemerintah

Kepala Desa Grogol, Sudarno, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk menindaklanjuti kejadian itu.

“Kami sudah minta panitia bertanggung jawab. Ke depan, kegiatan seperti ini wajib mendapat izin resmi dan batas volume suara akan diatur,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Siman, AKP Joko Purnomo, menyatakan bahwa pihaknya akan menelusuri apakah kegiatan tersebut melanggar aturan ketertiban umum.

“Kalau terbukti menyebabkan kerusakan dan gangguan masyarakat, akan kami tindak sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.


Fenomena Sound Horeg dan Dampaknya

Fenomena sound horeg—yakni penggunaan sound system berdaya sangat tinggi dalam konvoi atau pesta jalanan—belakangan memang menjadi tren di berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Namun, kegiatan ini sering dikeluhkan warga karena menimbulkan gangguan suara, kemacetan, dan risiko keselamatan.

Pakar akustik dari Universitas Negeri Surabaya, Dr. Wawan Setiawan, menjelaskan bahwa suara dengan tekanan lebih dari 120 desibel bisa menyebabkan getaran kuat yang merusak material rapuh seperti kaca dan plafon rumah.

“Gelombang suara frekuensi rendah dari sound horeg bisa menimbulkan resonansi yang membuat struktur bangunan retak jika terlalu dekat,” ujarnya.


Penutup

Peristiwa di Ponorogo menjadi pengingat penting agar kegiatan hiburan masyarakat tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. Pemerintah daerah diharapkan memperketat izin dan menetapkan batas maksimal tingkat kebisingan.

Warga pun berharap ada aturan tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami hanya ingin tenang di rumah, bukan anti hiburan, tapi jangan sampai merusak,” pungkas warga.

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama